Tekscerita sejarah fiksi adalah cerita sejarah yang tidak nyata Jalan cerita pada teks sejarah fiksi disusun berdasarkan kisah dari dunia nyata dan disajian berdasarkan sudut pandang pribadi pengarangnya. Karakter tokoh yang terdapat pada cerita tidak digambakan sepenuhnya. Jenis-jenis cerita sejarah fiksi adalah sebagai berikut : a. Novel b
TeksCerita Sejarah - Jika sudah membahas cerita sejarah di Indonesia memang tidak akan ada habisnya, teks cerita sejarah dari Indonesia sering sekali dicari. Kumpulan contoh teks cerita sejarah fiksi dan non fiksi pribadi yang singkat tentang pahlawan maupun candi seperti Borobudur dan dunia beserta strukturnya.
Teksadalah naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang. Ø Pengertian Cerita. Cerita adalah tuturan yang membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dsb). Ø Pengertian Sejarah. Sejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Ø Pengertian Teks Cerita Sejarah Adalah.
Contohteks cerita sejarah pribadi berikut ini menceritakan tentang pengalaman pribadi seseorang khususnya tentang masa-masa sekolah yang pernah dialaminya. Kenangan Berharga yang Tidak Terlupakan Orientasi: Saya bernama Minarti Atikah Dewi, biasa dipanggil Tika, anak keempat dari lima bersaudara.
Beberapacontoh konjungsi temporal dalam teks cerita sejarah "Selamat Jalan Bapak Perdamaian" antara lain sebagai berikut. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Nelson Mandela telah mengidap penyakit infeksi paru. Mandela dipenjarakan oleh pemerintah rezim kulit putih yang rasial selama 27 tahun (1964-1990).
Dengantetap mendapatkan pendidikan agar bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk masa depan. Contoh Teks Biografi Ikut Strukturnya. Dan berikut ini adalah contoh teks biografi beserta strukturnya yang bisa anda coba. Orientasi . Raden Ajeng Kartini atau dikenal dengan Ibu Kartini merupakan pahlawan emansipasi yang begitu
Ceritaulang personal personal contohnya surat pribadi yang ditujukan seorang anak kepada ibunya. Dalam surat tersebut, sang anak mengatakan bahwa ia sangat merindukan ibunya. Cerita Ulang Fakta. Adalah cerita yang merekam suatu peristiwa berdasarkan kenyataan. Contoh cerita ulang fakta adalah catatan sejarah, biografi, autobiografi, laporan
ContohTeks Cerita Sejarah Pribadi Singkat tentang Diri Sendiri | Contoh Biografi Singkat Diri Sendiri, Keluarga, Orang Lain (Lengkap) Bindo sepuluh-2 (8) KD: 16.1 Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat. - ppt download
StrukturTeks Cerita Sejarah - Strukturnya adalah Orientasi, insiden atau urutan kejadian, dan reorientasi. Apa yang dimaksud Teks cerita sejarah ? Biasanya pada bagian ini berisi mengenai komentar pribadi dari si penulis itu sendiri mengenai kejadian yang ditulisnya. Namun ada juga beberapa teks cerita sejarah yang tidak menambahkan
Dalamteks cerita sejarah, terdapat 3 struktur yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut: 1. Orientasi Pada bagian orientasi berisi pengenalan atau pembukaan yang ada di dalam teks cerita sejarah tersebut. Pada umumnya bagian ini berisi gambaran umum atau penjelasan singkat dari kejadian yang akan diceritakan. 2. Insiden atau Urutan Kejadian
soMpkZl. Pada dasarnya cerita sejarah fiksi merupakan kisah fiksi atau rekaan pengarang namun memang terinspirasi dari sejarah. Oleh karena itu, contoh teks cerita sejarah fiksi memiliki plot, penokohan dan dialog yang tak berasal dari kisah nyata dan terinspirasi dari cerita sejarah. Secara umum, teks cerita sejarah fiksi ini berupa legenda, novel dan juga roman. Struktur dari Teks Cerita Sejarah Fiksi Seperti halnya teks cerita pada umumnya, suatu teks cerita sejarah fiksi juga harus mempunyai struktur cerita agar pembaca nantinya lebih mudah dalam memahami isi teks dari cerita sejarah fiksi tersebut. Hal itu karena masing-masing penulis teks cerita sejarah fiksi tentu ingin menghidupkan emosi pembaca sesudah membaca teks cerita sejarah fiksi tersebut. Secara umum, struktur teks cerita sejarah fiksi itu memiliki tiga bagian, yaitu orientasi yang menjadi bagian pembuka atau pengenalan karakter pada suatu teks cerita sejarah fiksi. Lalu dilanjutkan dengan urutan peristiwa yang nantinya menjelaskan peristiwa sejarah dan umumnya ditulis secara kronologis. Kemudian bagian terakhir yang boleh ada ataupun tidak ada merupakan reorientasi yang menjadi komentar dari peristiwa sejarah yang diceritakan pada teks tersebut. Setelah memahami struktur dari suatu teks cerita sejarah fiksi, sekarang waktunya untuk Anda dalam mempelajari contoh cerita sejarah fiksi, seperti contoh berikut ini. Selain teks cerita fiksi mendapatkan inspirasi dari kisah nyata, ada juga teks cerita sejarah fiksi pribadi. Berikut ini contoh cerita sejarah fiksi yang menceritakan tentang pengalaman pribadi seseorang terutama pada masa sekolah yang pernah dialami. Kenangan Berharga yang Tak Terlupakan Orientasi Saya bernama Kartika Sari Dewi, biasa dipanggil Tika, anak kedua dari tiga bersaudara. Saya lahir di Madiun, 8 Januari 1998 dan saat ini bekerja dan tinggal di Surabaya. Urutan Peristiwa Masa kecil saya terasa menyenangkan, saya masuk ke taman kanak-kanak TK di tahun 2003. Setiap pagi saya selalu diantar oleh ayah dan siang hari saat pulang sekolah saya dijemput oleh ibu. Ayah saya bekerja sebagai petani yang setiap harinya pergi ke sawah untuk bercocok tanam, sementara ibu seorang ibu rumah tangga yang juga membuka warung kelontong di rumah. Ketika libur tiba, biasanya saya akan ikut ayah ke sawah. Namun bukannya untuk membantu, saya hanya bermain-main di sekitar sawah. Sesudah itu biasanya ayah juga mengajak saya untuk mandi dan bermain air di sungai. Sesudah saya lulus TK, saya pun melanjutkan pendidikan di salah satu SD Negeri yang lokasinya cukup dekat dari rumah. Setelah masuk SD, saya tak pernah diantar jemput lagi oleh ayah dan ibu, sebab saya selalu berangkat dan pulang sekolah bersama dengan Mega, tetangga yang sampai saat ini menjadi sahabat saya. Saya pun duduk satu meja dengan Mega, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 SD. Sayangnya setelah lulus SD, kami pun harus berpisah sekolah. Saya melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Madiun sedangkan Mega melanjutkan pendidikan ke MTS Negeri Madiun. Saat SMP saya memiliki banyak teman baru serta tentunya banyak kenangan bersama teman-teman tersebut yang tak mudah dilupakan. Salah satu kenangan yang sulit dilupakan adalah saat masa orientasi siswa dimana saya sering dikerjain oleh kakak kelas. Setelah lulus SMP, ayah memutuskan agar saya melanjutkan sekolah di Surabaya. Saya pun harus lebih mandiri meskipun sebenarnya saya masih tinggal dengan saudara di Surabaya, yaitu dengan keluarga kakak saya. Salah satu hal yang menyenangkan adalah ternyata Mega juga akan melanjutkan sekolah di Surabaya, karena ayah Mega dipindahtugaskan ke Surabaya. Mau tak mau Mega pun harus ikut ke Surabaya. Saya dan Mega pada akhirnya melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama, SMA 5 Surabaya. Masa SMA juga terasa menyenangkan dan sulit untuk dilupakan. Re-Orientasi Ada cukup banyak kenangan yang tercipta pada masa-masa sekolah, dari TK, SD, SMP sampai SMA. Suka dan duka bersama teman-teman memang sangat berharga, terlebih sampai sekarang saya pun masih sering berkomunikasi dengan teman-teman sekolah terutama Mega yang sampai detik ini masih menjadi sahabat saya. Contoh Teks Cerita Sejarah Fiksi Legenda Legenda bisa dikategorikan pada contoh teks cerita sejarah fiksi sebab cerita berdasarkan legenda umumnya dianggap sebagai cerita yang memang terjadi. Umumnya legenda diceritakan secara turun temurun yang biasanya memiliki banyak nilai budaya dan pesan moral yang tinggi. Legenda Batu Menangis Orientasi Di suatu wilayah di Kalimantan, hidup seorang janda miskin. Rumah dari si janda miskin tersebut berlokasi di sebuah bukit yang terletak cukup jauh dari desa. Janda miskin tersebut tak tinggal sendiri di rumah itu karena ia mempunyai seorang anak gadis yang cantik jelita. Namun sayangnya perilaku anak gadis tersebut sangat buruk karena tak hanya malas, setiap hari anak gadis tersebut hanya bersolek ria. Anak gadis yang cantik jelita tersebut juga tak tahu diri, karena sikapnya sangat manja dimana semua permintaannya harus segera dipenuhi. Anak gadis tersebut seperti tak mau tahu setiap hari ibunya harus bekerja keras banting tulang, dimana penghasilannya hanya mencukupi untuk kebutuhan makan sehari-hari. Urutan Peristiwa Pada suatu hari, janda miskin mengajak anak gadisnya untuk berbelanja dengan pergi ke desa. Lokasi rumah janda miskin yang ada di atas bukit tersebut bisa dibilang cukup jauh dari pasar yang lokasinya ada di desa. Tentunya perjalanan dari rumah ke pasar itu sangat melelahkan. Dengan santai si anak gadis melenggang menggunakan pakaian bagus, keinginannya adalah orang-orang mengagumi kemolekan dan kecantikan tubuhnya. Sementara ibunya yang menggunakan pakaian sangat dekil dibiarkan berjalan di belakang. Tempat tinggal yang jauh dari desa membuat para penduduk desa tak mengetahui bahwa dua perempuan yang tengah berjalan ke arah pasar itu merupakan ibu dan anak. Para penduduk desa terpesona akan kecantikan si anak gadis, terutama para pemuda di desa. Akan tetapi, saat melihat ibu tua menggunakan pakaian dekil yang berjalan di belakang si gadis itu membuat para penduduk desa yang melihatnya bertanya-tanya. Pada akhirnya ada seorang pemuda yang mendekati gadis itu dan menanyakannya, “Hai gadis cantik, siapakah yang berjalan di belakang? Apakah ia ibumu?” Mendapat pertanyaan tersebut, si gadis pun menjawabnya dengan angkuh dan ketus. “Bukan, ia pembantuku” sesudah menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh salah satu pemuda di desa, ibu dan anak itu pun melanjutkan perjalanan. Tak jauh dari lokasi itu, pemuda lainnya juga menanyakan hal serupa dan lagi-lagi si gadis itu tak mengakui ibunya yang malang tersebut. Berkali-kali mendapat pertanyaan yang sama dalam perjalanan menuju pasar, gadis itu tetap menyangkal bahwa perempuan tua yang ada di belakangnya adalah ibu kandungnya. Pada awalnya janda miskin yang mendengar jawaban anak gadisnya tersebut masih bisa menahan diri dan tak terlalu mempedulikannya. Akan tetapi setelah mendengar jawaban anak gadisnya itu berulang kali, pada akhirnya ibu tua itu pun mengeluh dalam hati. Di dalam hatinya, janda miskin tersebut berdoa “Tuhan, hamba tak kuat menahan hinaan dari anak kandung hamba sendiri. Mengapa ia sangat tega memperlakukan hamba seperti ini. Tuhan, hukumlah anak durhaka ini.” Sesudah doa janda miskin itu selesai, tiba-tiba terjadi suatu keajaiban. Tubuh si anak gadis perlahan-lahan berubah menjadi batu, mulai dari bagian kaki dan perlahan-lahan ke setengah badan. Karena perubahan tubuhnya, si anak gadis menangis dan meminta ampun pada ibunya yang telah berulang kali dihina. Anak gadis itu menangis terus menerus sambil meratap dan meminta ampun. Akan tetapi semua sudah terlambat, pada akhirnya seluruh tubuh gadis tak tahu diri dan angkuh itu berubah menjadi batu. Sekalipun telah menjadi batu, ada banyak orang bisa melihat kedua matanya masih menitikkan air mata seperti orang yang menangis. Oleh karena itu, pada akhirnya disebut sebagai batu menangis. Re-Orientasi Demikian legenda batu menangis yang diyakini masyarakat sekitar sebagai suatu peristiwa yang nyata dan benar-benar pernah terjadi. Oleh karena itu, jangan durhaka pada ibu karena perbuatan laknat tersebut pantas mendapatkan hukuman dari Tuhan. Teks cerita berbahasa Indonesia memang terdiri dari berbagai jenis dan sangat menarik untuk Anda pelajari. Beragam contoh teks cerita sejarah fiksi diatas diharapkan dapat menambah pengetahuan Anda mengenai jenis-jenis teks cerita sejarah fiksi berbahasa Indonesia. Contoh Teks Cerita Sejarah Roro Jonggrang Asal usul candi Prambanan diceritakan pada suatu cerita rakyat, yaitu cerita Roro Jonggrang. Cerita rakyat Roro Jonggrang ini berasal dari Yogyakarta. Lalu bagaimana isi ceritanya? Ikuti terus pembahasan berikut ini. Roro Jonggrang Roro Jonggrang adalah seorang putri kerajaan Prambanan. Ayah Roro Jonggrang, Raja Prambanan gugur pada pertarungan menghadapi Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging. Bandung Bondowoso pun menjadi penguasa kerajaan Prambanan. Ketamakan Bandung Bondowoso membuatnya ingin menjadikan Roro Jonggrang sebagai permaisuri. Roro Jonggrang yang tak ingin dijadikan istri oleh Bandung Bondowoso lalu mengajukan suatu syarat. Dia bersedia menjadi permaisuri Bandung Bondowoso namun ada syarat yang harus dipenuhi. Bila berhasil Roro Jonggrang akan menikah dengan Bandung Bondowoso. Namun bila gagal dia harus membolehkan Roro Jonggrang untuk pergi. Bandung Bondowoso dengan keangkuhannya pun menyanggupi apapun yang diminta oleh Roro Jonggrang. Bila gagal memenuhinya bahkan dia pun akan mengembalikan kerajaan pada Roro Jonggrang. Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi, semua candi tersebut harus selesai sebelum matahari terbit keesokan harinya. Bandung Bondowoso pun menyanggupi syarat dari Roro Jonggrang. Dia yakin akan berhasil dalam memenuhi syarat tersebut. Bandung Bondowoso pun meminta bantuan pada pasukan jin dalam membangun seribu candi. Bangunan candi pun mulai tampak dalam sekejap dan membuat Roro Jonggrang panik. Roro Jonggrang lalu mengadu pada dayang kepercayaannya, Bi Sumi. Bi Sumi memiliki ide untuk menggagalkan usaha Bandung Bondowoso. Dia pun memberi perintah pada para dayang agar menumbuk lesung dan membakar jerami. Suara lesung yang bertalu-talu dan langit dengan semburat api memerah membuat suasana seperti pagi hari. Ayam-ayam jantan berkokok secara bersahutan. Pasukan jin pun terkejut mendengar kokok ayam jantan. Pasukan jin berteriak bahwa mereka harus pergi karena hari sudah pagi. Pasukan jin pun bergegas pergi dari Bandung Bondowoso dan candi-candi yang sudah dibangun. Roro Jonggrang kemudian mendatangi Bandung Bondowoso dan segera menghitung candi-candi yang telah selesai. Roro Jonggrang pun mengatakan hanya ada 999 candi atau kurang satu candi. Bandung Bondowoso tak percaya pada perkataan Roro Jonggrang. Dia pun menghitung jumlah candi dan ternyata memang benar hanya ada 999 candi. Bandung Bondowoso marah besar dan mengatakan bahwa dirinya tak akan kalah. Dia akan mendapatkan seribu candi sesuai keinginan Roro Jonggrang. Roro Jonggrang mengatakan bahwa kenyataannya candi yang dibangun kurang satu dan Bandung Bondowoso harus tetap menepati janjinya. Bandung Bondowoso dengan kesaktiannya mengubah Roro Jonggrang menjadi patung batu. Pada akhirnya patung batu itu yang menjadi candi keseribu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih berdiri tegak di daerah Prambanan. Struktur teks merupakan susunan atau bagian dari suatu cerita. Struktur teks ini sendiri terdiri dari orientasi yaitu bagian pada cerita yang disebut sebagai bagian pembuka pada cerita. Lalu komplikasi yaitu suatu hal yang dialami oleh tokoh utama, serta resolusi yaitu bagian akhir cerita atau solusi untuk memecahkan masalah pada suatu cerita. Pada cerita Roro Jonggrang ada tiga struktur teks yaitu orientasi, komplikasi dan resolusi. Bagian orientasi adalah dimana Bandung Bondowoso terpesona akan kecantikan Roro Jonggrang. Bagian komplikasi adalah dimana Bandung Bondowoso ingin menikahi Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang meminta sesuatu pada Bandung Bondowoso, yaitu meminta seribu candi dan dua sumur di dalamnya. Bagian resolusi adalah dimana Bandung Bondowoso gagal dalam memenuhi syarat yang diminta oleh Roro Jonggrang. Pada akhirnya Bandung Bondowoso mengutuk gadis di sekitar agar tak ada laki-laki yang memperistri mereka. Apa Unsur / Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah ? Terdapat kata ganti orang ketiga mereka, dia, beliau, dsb, Ada keterangan waktu, keterangan tempat, konjungsi temporal sebagai kata sambung waktu sebelumnya, kemudian, selanjutnya,dll, Konjungsi kausalitas sebab akibat, nomina penamaan tokoh benda hewan dsb. Demikian pembahasan tentang teks cerita sejarah fiksi yang merupakan cerita fiksi atau rekaan dari si pengarang namun tetap terinspirasi dari sejarah. Umumnya contoh teks cerita sejarah fiksi memang berupa legenda, novel serta roman. SaptoAfr An engineer who loves to write about education, lifestyle, tech stuff and popular sciences. CP Tweet FB IG
Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat beserta Struktur dan Cara Membuatnya — Cerita sejarah pribadi merupakan cerita historis nonfiksi yang benar-benar terjadi. Teks cerita sejarah merupakan jenis teks yang mengisahkan tentang fakta dan kejadian tentang manusia dengan mengolah kebenaran sejarah sebagai latar belakang peristiwa. Pengertian Teks Cerita Sejarah Pribadi SingkatDaftar IsiPengertian Teks Cerita Sejarah Pribadi SingkatContoh Teks Cerita Sejarah PribadiStruktur Teks Cerita Sejarah Pribadi SingkatCara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Daftar Isi Pengertian Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi Struktur Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Teks sejarah pribadi adalah teks yang bergantung dari pengalaman manusia dan fokus pada penceritaan di masa lampau. Teks ini memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat karena dapat digunakan untuk mengamati, mempelajari, dan mengambil hikmah atas peristiwa yang telah terjadi. Teks cerita sejarah pribadi juga bisa digunakan untuk mendeskripsikan atau memaparkan peristiwa dari kehidupan di masa kecil hingga sekarang yang dibuat sendiri oleh orang yang bersangkutan. Umumnya, jenis teks ini menerapkan kosa kata lampau dan memiliki tokoh dalam penulisannya. Seperti halnya cerita pada umumnya, cerita sejarah pribadi juga memiliki latar waktu, latar tempat, dan unsur penting lainnya yang membangun isi cerita. Agar dapat membuat teks ini dengan benar, sebaiknya kamu mengetahui contoh cerita sejarah pribadi singkat beserta strukturnya. Hal ini sangat penting karena dapat memberi wawasan baru untuk kamu. Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi Ada beberapa contoh teks cerita sejarah pribadi singkat yang dapat kamu simak. Contoh tersebut cukup bervariasi, di antaranya sebagai berikut Contoh I Contoh teks cerita sejarah pribadi tentang sekolah yang pertama mengisahkan tentang perjuangan seorang anak dalam meraih mimpinya di tengah keterbatasan fisiknya. Seperti apa ceritanya? Menjadi Orang Sukses adalah Impianku Aku adalah seorang gadis yang lahir di Trenggalek, Jawa Timur pada tahun 1999. Aku dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, namun berkecukupan. Ayahku adalah seorang montir yang bekerja di salah satu bengkel di kotaku. Sedangkan ibuku berjualan soto ayam. Meskipun berasal dari keluarga yang sederhana, tetapi aku memiliki mimpi yang tinggi untuk menjadi orang sukses. Aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dengan menjadi orang yang dapat membantu orang lain. Masalahnya adalah aku memiliki keterbatasan fisik. Aku terlahir sebagai anak yang buta warna, sehingga memiliki kesulitan dalam mengenali jenis-jenis warna melalui indra penglihatanku. Semuanya terlihat seperti hitam putih, sehingga aku merasa bahwa hidupku sangat membosankan dan menyedihkan. Keterbatasanku ini juga berdampak pada lingkungan sosialku yang membuat aku minder. Saat teman-teman membicarakan warna saat memilih baju, aku hanya bisa diam saja. Tidak hanya itu, saat di kelas pun aku juga sering salah dalam menyebutkan warna ketika ditanya oleh guru. Akhirnya, aku berkata jujur bahwa aku memiliki mata yang buta warna. Teman-teman seperti tidak percaya dengan apa yang aku katakan. Mereka terlihat seperti iba sekaligus merasa bersalah. Guruku pun akhirnya memaklumi kekuranganku dan tidak bertanya apapun kepadaku tentang warna suatu benda atau objek. Meskipun demikian, aku tetap merasa pesimis karena menganggap bahwa masa depanku akan terasa suram dengan kekuranganku ini. Aku tidak akan bisa menjadi profesi apapun yang memiliki martabat yang dapat mengangkat derajat orang tuaku. Suatu hari, guru Bimbingan Konseling BK memberikan konseling dan sesi diskusi untuk setiap anak. Saat tiba giliranku, aku diminta untuk bercerita mengenai kesulitan dalam mengikuti proses belajar. Aku pun menceritakan apa adanya semua yang aku rasakan. Aku juga mengungkapkan keresahanku tentang masa depanku. Akhirnya, guruku memberikan solusi atas permasalahan yang aku hadapi. Beliau berkata bahwa aku bisa bekerja di perusahaan asuransi asalkan aku ikut kuliah terlebih dahulu. Ada salah satu kampus swasta di kotaku yang memberikan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi. Singkat cerita, aku kuliah dengan mengambil jurusan akuntansi sesuai dengan arahan guru BK. Aku memang memiliki beberapa kesulitan dalam belajar, namun para dosen selalu bersedia membantuku. Sekarang, aku sangat bersyukur bisa bekerja di salah satu perusahaan asuransi ternama di kotaku. Meskipun memiliki keterbatasan, aku dapat membuktikan kepada orang lain bahwa aku bisa meraih cita-citaku dan membahagiakan orang tuaku. Contoh II Contoh teks cerita sejarah pribadi yang selanjutnya mengisahkan tentang kehidupan seorang anak yang miskin dan ingin menempuh pendidikan tinggi. Kisah selengkapnya yakni di bawah ini Bersyukur Bisa Kuliah Aku adalah seorang anak yang tumbuh dengan serba kekurangan. Ayahku sudah meninggal sejak usiaku 9 tahun, sedangkan ibuku bekerja sebagai buruh laundry. Penghasilan yang pas-pasan membuat hidup kami sangat sederhana. Hingga akhirnya, kakakku memutuskan untuk bekerja sebagai TKW di Taiwan. Semenjak itu, kehidupan keluarga kami lebih baik dari sebelumnya. Ibu tetap bekerja, namun penghasilannya ditabung untuk biaya sekolahku. Kami makan untuk sehari-hari dengan uang yang kakakku kirimkan. Beberapa tahun kemudian, aku duduk di bangku kelas 12. Pada masa ini, banyak siswa dihadapkan pada kebimbangan dalam memilih jalan hidup. Entah itu bekerja, kuliah, atau bahkan menikah. Ibuku menyuruh untuk bekerja sebagai TKW seperti kakakku karena gajinya cukup besar jika dirupiahkan. Namun, aku tidak ingin bekerja kasar. Aku sadar bahwa rantai kemiskinan diawali karena minimnya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, aku memilih untuk kuliah. Ibu sempat sedih mendengar keinginanku. Mengingat, kuliah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika kuliah di luar kota, maka harus mempertimbangkan biaya kos, makan, dan sebagainya. Namun, aku meyakinkan ibuku bahwa aku tidak akan membutuhkan biaya besar dalam kuliah. Aku akan mencari beasiswa untuk meringankan beban beliau. Beruntungnya, aku benar-benar mendapatkan beasiswa Bidik misi yang membantuku untuk memenuhi biaya UKT dan biaya hidupku di tanah rantau. Aku memilih jurusan akuntansi di Universitas Brawijaya. Sesekali, aku juga mengikuti Lomba Karya Ilmiah dan Kontes Debat. Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk pribadiku menjadi lebih berani dan percayalah diri. Kuliah memang dapat mengubah mindset seseorang seperti halnya yang aku rasakan saat ini. Singkat cerita, aku lulus kuliah 3,5 tahun dengan predikat cumlaude dan akhirnya bekerja di Kementerian Keuangan. Pengalaman sebagai orang yang serba kekurangan semasa hidup telah mengantarkanku menjadi pribadi yang tahan banting dan tidak mudah menyerah meraih mimpi. Ibu dan kakakku sangat bangga denganku. Contoh III Contoh teks cerita sejarah pribadi tentang persahabatan yang selanjutnya bercerita tentang pengalaman mistis berkunjung ke pantai. Jika penasaran, simak cerita lengkapnya di bawah ini Berkunjung ke Pantai Mistis Pada tahun 2016, aku pernah berkunjung ke salah satu pantai di Jawa Timur. Pantai tersebut sangat indah. Langit sedang berwarna biru cerah yang dihiasi dengan kumpulan awan cumulonimbus. Hal ini membuat suasana di pantai semakin berkesan, apalagi ombak yang datang silih berganti semakin membuat aku antusias untuk bermain air. Aku tidak sendirian, tetapi bersama dua orang temanku. Temanku yang bernama Luna sangat suka bermain air, sementara temanku yang bernama Irene tidak suka bila bajunya basah. Apalagi, kami juga tidak membawa baju ganti. Namun, pada akhirnya kami tidak peduli karena matahari perlahan semakin meninggi, sehingga baju kami akan lebih cepat kering. Setelah bosan bermain air di pantai, kami segera menuju ke area kedai pantai untuk membeli makan dan minum. Setelah itu, kami ingin mengeksplor ke spot lain, mengingat pantai ini sangat luas. Jadi, sangat disayangkan jika kami hanya bermain air tanpa tahu lokasi lain yang menarik. Rupanya, ada spot bebatuan karang di tepi pantai. Tidak banyak orang yang tahu mengenai spot ini. Oleh karena itu, tidak heran jika yang berada di sini hanya kami bertiga. Luna langsung mengeluarkan ponselnya untuk berswafoto. Tidak lupa, kami juga foto bertiga dengan berbagai pose. Awalnya, kami tidak merasa ada yang aneh dari pantai tersebut. Namun, saat akan bergegas pulang, kami menemukan ada semacam sesaji di dekat papan pengumuman. Dari situ, bulu kudukku mulai merinding dan aku merasa tidak tenang. Akhirnya, pada pukul kami memutuskan untuk pulang. Saat berada di pintu keluar, terlihat penjaga yang sedang berbicara. Anehnya, di pos tersebut tidak ada siapa-siapa kecuali penjaga pos tersebut. Irene yang juga menyadari keanehan tersebut hanya duduk diam di kursi belakang. Saat melewatinya, tidak sengaja aku dan penjaga pos tersebut saling menatap. Namun, tatapannya sangat mengerikan dan seperti orang yang marah. Aku langsung memalingkan muka dan bersikap seolah tidak melihatnya. Benar-benar peristiwa yang aneh. Saat melewati jalanan terjal di hutan jati, tiba-tiba langit menjadi mendung yang menandakan akan hujan. Aku meminta agar Luna bisa menyetir lebih cepat agar kami tidak sampai bertemu dengan hujan. Akhirnya, kami sampai di rumahku dengan selamat meskipun tadi sempat mengalami macet akibat hujan lebat. Setelah ganti baju, aku, Irene, dan Luna melihat foto-foto kami di pantai tersebut. Betapa terkejutnya kami ketika melihat sosok berambut panjang memakai kebaya tidak sengaja terfoto. Padahal, lokasi tersebut sangat sepi dan hanya ada kami bertiga saat itu. Melihat foto tersebut, kami sangat ketakutan sekaligus penasaran. Aku dan teman-temanku tidak akan kembali lagi ke pantai itu. Struktur Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Teks cerita sejarah dibentuk atas beberapa struktur penting. Adapun struktur teks cerita sejarah di antaranya sebagai berikut 1. Orientasi Struktur teks cerita sejarah pribadi yang pertama yaitu orientasi. Orientasi merupakan bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah. Umumnya, pada bagian ini menerapkan kalimat deskriptif. 2. Urutan Peristiwa Struktur cerita pribadi yang berikutnya adalah urutan peristiwa. Struktur yang satu ini berisi tentang peristiwa sejarah yang diabadikan dalam suatu karya yang tulis. Urutan peristiwa juga disebut sebagai rekaman kejadian sejarah yang telah terjadi yang dipaparkan secara kronologis. Pada struktur ini, isi teks sudah mulai tampak dan dideskripsikan secara urut berdasarkan kejadian atau dari awal hingga akhir. Struktur ini adalah bagian pokok dari teks cerita sejarah pribadi yang umumnya ditulis secara rinci dan detail agar pembaca dapat lebih memahami kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. 3. Reorientasi Reorientasi adalah bagian akhir dari sebuah teks cerita pribadi. Umumnya, pada bagian ini memuat komentar atau pendapat pribadi dari penulis tentang kejadian yang pernah dialaminya dan diceritakannya. Namun, beberapa teks cerita sejarah pribadi ada pula yang tidak menyertakan bagian penutup ini. Hal ini tidak masalah karena sifatnya hanya opsional saja. Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat Dalam membuat contoh teks cerita sejarah diri sendiri, kamu perlu mengetahui tata cara yang baik dan benar agar sesuai kaidah. Adapun tahap-tahap yang perlu dilakukan yaitu sebagai berikut 1. Menentukan Tema Tema merupakan ide pokok atau pokok pikiran dalam sebuah penulisan cerita. Dalam membuat cerita, maka yang perlu dipikirkan adalah temanya terlebih dahulu. Jika sudah ditentukan, maka tema dapat dikembangkan agar menjadi cerita yang menarik bagi pembaca. Dikarenakan cerita yang dipilih termasuk cerita sejarah pribadi, tentu saja cerita tersebut selalu berkaitan dengan kejadian yang pernah dialami oleh penulis cerita. 2. Menentukan Pusat Pengisahan Pusat pengisahan atau sudut pandang merupakan bagian selanjutnya yang perlu ditentukan oleh penulis dalam membuat teks cerita sejarah pribadi. pusat pengisahan adalah cara penulis menempatkan diri dalam sebuah cerita yang ia buat. Beberapa jenis pusat pengisahan yaitu sebagai berikut a. Sudut Pandang Orang Pertama Sudut pandang orang pertama adalah pusat pengisahan yang menempatkan posisi penulis untuk ikut serta dalam kisah yang diceritakannya. Kata ganti yang digunakan dalam sudut pandang ini yaitu memakai kata ganti saya atau aku. Jadi, penulis dapat berperan sebagai tokoh utama dalam cerita sejarah yang ia tuliskan. b. Sudut Pandang Orang Ketiga Pusat pengisahan yang berikutnya adalah sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang ini memposisikan penulis sebagai orang yang tahu segala hal tentang jalan hidup pelaku atau tokoh utama. Kata ganti yang digunakan yaitu menggunakan kata ganti orang ketiga, yakni ia, dia, atau nama orang sebagai karakter utamanya. 3. Menentukan Penokohan Setelah menentukan sudut pandang penulisan cerita, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan penokohan. Penokohan merupakan suatu tahap yang dilakukan oleh penulis dalam menampilkan tokoh di dalam cerita, sehingga bisa diketahui sifat atau karakter dari tokoh tersebut. Pendeskripsian karakter tokoh dalam cerita sejarah dapat dilakukan memakai dua metode, yakni metode dramatik dan metode analitik. Pemaparan lebih jelasnya bisa disimak di bawah ini a. Metode Analitik Metode analitik merupakan metode yang diterapkan oleh penulis atau pengarang dengan cara memaparkan secara langsung watak dari tokoh yang terdapat di dalam cerita. Caranya yaitu dengan menyebutkan secara tersurat sifat-sifatnya, seperti santun, ramah, penyayang, sombong, pemarah, dan lain sebagainya. b. Metode Dramatik Metode dramatik adalah upaya penulis untuk memberikan gambaran mengenai watak tokoh secara tersirat atau tidak langsung. Penulis atau pengarang memberikan watak tokoh-tokoh di dalam cerita melalui pemikiran tokoh, dialog antar tokoh, reaksi tokoh, perbuatan tokoh, dan sebagainya. 4. Menentukan Latar atau Setting Latar atau setting adalah keterangan mengenai tempat, suasana, dan waktu di dalam cerita. Kamu dapat mengetahui bentuk latar dari contoh cerita sejarah singkat yang akan disebutkan di artikel ini. Dengan memasukkan pemilihan latar yang bagus, maka hal ini dapat menjadi kunci yang baik dalam cerita. 5. Penyajian Alur Langkah berikutnya dalam membuat cerita sejarah pribadi singkat adalah dengan menyajikan alur atau plot. Alur merupakan rangkaian kejadian atau peristiwa di dalam sebuah cerita yang mempunyai sebab-akibat. Terdapat lima tahapan dalam membuat alur, yakni sebagai berikut a. Tahap Penyituasian Tahap penyituasian adalah tahap pembuka dalam cerita sejarah pribadi. Fungsi dari tahap ini adalah untuk menyajikan gambaran mengenai awal cerita. b. Tahap Pemunculan Konflik Tahap pemunculan konflik merupakan tahap permulaan timbulnya konflik di dalam cerita. Konflik ini nantinya bisa berkembang menjadi konflik baru pada alur kisah yang selanjutnya. c. Tahap Peningkatan Konflik Tahap peningkatan konflik merupakan fase konflik yang disusun sebelum konflik menjadi semakin berkembang. Konflik yang terjadi menjadi inti cerita dan semakin membuat tegang pembacanya. d. Tahap Klimaks Tahap klimaks merupakan tahap konflik yang sedang berlangsung dan terjadi kepada tokoh di dalam cerita. Konflik ini menjadi puncak ketegangan dari permasalahan yang terjadi. e. Tahap Penyelesaian Tahap penyelesaian merupakan tahap akhir dalam memunculkan konflik. Jadi, bisa dikatakan bahwa konflik tersebut telah diberi cara penyelesaian. Ketegangan yang dimunculkan perlahan menjadi dikendurkan serta diberi jalan keluar. Kemudian, cerita akan diakhiri dengan penutup. Contoh teks cerita sejarah pribadi singkat di atas dapat menjadi panduan bagi kamu dalam membuat cerita menarik. Dengan begitu, pembaca merasa puas dengan tulisan yang kamu buat. Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta
Teks Cerita Sejarah Fiksi – Cerita sejarah fiksi pada dasarnya adalah kisah fiksi atau rekaan pengarang namun yang diinspirasi dari sejarah. Oleh sebab itu, contoh teks cerita sejarah fiksi mengandung plot, dialog, penokohan yang bukan berasal dari kisah nyata namun terinspirasi dari cerita sejarah. Umumnya, teks cerita sejarah fiksi ini berupa novel, legenda dan juga Teks Cerita Sejarah FiksiContoh Teks Cerita Sejarah FiksiContoh Teks Cerita Sejarah Fiksi PribadiContoh Teks Cerita Sejarah Fiksi LegendaStruktur Teks Cerita Sejarah FiksiSama seperti teks cerita lainnya, sebuah teks cerita sejarah fiksi juga harus memiliki struktur cerita sehingga pembaca akan lebih mudah memahami isi dari teks dari cerita sejarah fiksi. Hal tersebut disebabkan karena setiap penulis cerita sejarah fiksi tentunya ingin menghidupkan emosi pembaca setelah membaca teks cerita sejarah fiksi dasarnya, struktur teks cerita fiksi itu mengandung tiga bagian, yaituOrientasi yang merupakan bagian pembukaan atau pengenalan karakter dalam sebuah teks cerita sejarah fiksi. Kemudian dilanjutkan dengan bagian urutan peristiwa yang akan menjelaskan peristiwa sejarah dan biasanya ditulis secara kronologis, dan bagian yang terakhir boleh ada boleh tidak adalah reorientasi yang merupakan komentar dari kejadian sejarah yang diceritakan dalam teks mengetahui struktur dari sebuah teks cerita sejarah fiksi, kini saatnya bagi Anda untuk mempelajari contoh teks cerita sejarah fiksi, seperti di bawah Teks Cerita Sejarah FiksiContoh teks cerita sejarah yang bisa Anda simak di bawah ini merupakan teks fiksi yang terinspirasi dari kisah sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dalam teks cerita sejarah ini tema yang diangkat adalah tentang rasa cinta tanah air dan persatuan untuk mendapatkan kemerdekaan. Tokoh utama dalam cerita ini adalah tokoh rekaan, namun berisi fakta tentang sejarah perjuangan bangsa MerdekaOrientasiNamaku Sanusi, saat itu umurku masih sekitar 14 tahun. Tepat di tanggal 17 Agustus 1945, saat itu juga bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga aku, ayah dan adikku keluar rumah tidak sarapan karena kami sedang menjalankan ibadah puasa. Kami keluar rumah pukul pagi, namun tidak seperti biasanya jalan-jalan di sekitar rumahku sepi dari lalu lalang PeristiwaSebenarnya aku merasa heran, namun aku diam saja dan terus berjalan mengikuti ayahku dan ternyata ayahku membawa aku dan adikku ke sebuah rumah di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56. Dari jauh saja sudah terlihat bahwa di sekeliling rumah bercat putih dengan sebuah tiang bendera dari bambu itu sudah ramai dipenuhi banyak banyak orang berkumpul seperti itu tentu saja semakin menambah rasa penasaran dalam diriku. Ada banyak pemuda yang berbaris rapi, serta banyak pula tampaknya tamu undangan yang duduk dengan rapi di deretan kursi yang telah disediakan. Sementara itu, pada bagian luar rumah sudah berkumpul masyarakat dari berbagai semua masyarakat yang berkumpul di sekitar rumah tersebut membawa bambu runcing, batu, sekop, parang, golok dan berbagai barang yang bisa dijadikan sebagai senjata. Segala benda yang dibawa oleh mereka seakan menggambarkan tekad mereka untuk berani mati demi mempertahankan kemerdekaan aku, ayah dan adikku semakin berjalan mendekat ke area rumah itu, semakin terdengar seruan masyarakat yang berteriak-teriak “Sekarang, Bung, Sekarang!, Segera nyatakan sekarang”. Masyarakat tampaknya memang sudah tidak sabar menunggu dan tentu saja seruan itu juga menunjukkan kekhawatiran mereka terhadap tentara Jepang yang akan menghalangi Proklamasi Kemerdekaan seberapa lama kami menunggu, akhirnya dari dalam rumah tersebut keluar dua orang berkemeja putih. Salah satu diantara orang yang keluar itu membawa selembar kertas dan dengan tegas, beliau membacakan isi dari kertas yang berisi pernyataan Proklamasi Kemerdekaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu aku sangat terharu. Aku tidak menyangka di usiaku yang baru 14 tahun waktu itu, aku menyaksikan sebuah peristiwa besar dalam perjalanan Indonesia. Aku sangat bangga dapat menjadi bagian dari kemerdekaan bangsaku yang tercinta berharap semoga rakyat Indonesia bisa terus bersatu seperti saat masa-masa perjuangan Indonesia melawan penjajah. Semoga satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia akan terus bertahan selamanya. Setelah Proklamasi dibacakan itu, aku, ayah dan adikku pulang dengan rasa bahagia dan bangga sebab Indonesia sudah Teks Cerita Sejarah Fiksi PribadiSelain teks cerita fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata, ada pula teks cerita sejarah fiksi pribadi. Contoh teks cerita sejarah pribadi berikut ini menceritakan tentang pengalaman pribadi seseorang khususnya tentang masa-masa sekolah yang pernah Berharga yang Tidak TerlupakanOrientasiSaya bernama Minarti Atikah Dewi, biasa dipanggil Tika, anak keempat dari lima bersaudara. Saya lahir di Malang, 11 Januari 1998 dan kini tinggal dan bekerja di PeristiwaMasa kecil saya cukup menyenangkan, saya masuk ke taman kanak-kanak pada tahun 2003, dan selalu diantar setiap pagi oleh ayah dan siang harinya giliran ibu yang menjemput saya pulang sekolah. Ayah saya adalah seorang petani yang sehari-hari pergi ke sawah untuk bercocok tanam, sedangkan ibu adalah seorang ibu rumah tangga namun juga membuka warung kecil-kecilan di libur tiba, saya biasanya akan ikut ayah ke sawah, bukan untuk membantu namun hanya bermain-main di sekitar sawah, setelah itu biasanya ayah juga akan mengajak saya untuk mandi dan main air di sungai. Setelah saya lulus TK, saya melanjutkan pendidikan di sebuah SD Negeri yang letaknya cukup dekat dari saya masuk SD, saya sudah tidak pernah lagi diantar jemput oleh ayah dan ibu, karena saya selalu berangkat dan pulang bersama dengan Sari, tetangga yang juga menjadi sahabat saya hingga saat ini. Bersama Sari, saya juga duduk satu meja dengannya, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Sayangnya, setelah lulus SD, saya dan Sari harus berpisah melanjutkan pendidikan, di SMP Negeri 3 Malang sedangkan Sari melanjutkan pendidikannya ke MTS Muhammadiyah Malang. Di SMP saya mendapatkan banyak teman baru dan tentunya kenangan-kenangan bersama teman-teman itu tidak mudah untuk terlupakan. Salah satu kenangan yang sulit dilupakan itu adalah ketika masa orientasi siswa dan saya cukup sering dikerjain oleh kakak saya lulus SMP, ayah memutuskan untuk menyekolahkan saya di Surabaya, sehingga saya harus lebih mandiri walau sebenarnya di Surabaya saya masih tinggal dengan saudara, yaitu dengan keluarga kakak pertama hal yang paling menyenangkan adalah ternyata Sari juga akan bersekolah di Surabaya, sebab ayah Sari dipindah tugaskan ke Surabaya, sehingga mau tidak mau Sari harus ikut juga ke Surabaya. Nah, di SMA 9 Surabaya inilah saya dan Sari akhirnya melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama. Masa-masa SMA juga cukup menyenangkan dan sulit sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA cukup banyak kenangan yang tercipta. Suka duka bersama teman-teman memang begitu berharga, apalagi hingga saat ini saya juga masih sering berkomunikasi dengan teman-teman sekolah khususnya Sari yang masih menjadi sahabat saya sampai detik Teks Cerita Sejarah Fiksi LegendaLegenda bisa dikategorikan ke dalam contoh teks cerita sejarah fiksi karena cerita berdasarkan legenda ini biasanya dianggap sebagai cerita yang benar-benar terjadi. Legenda biasanya diceritakan secara turun temurun yang umumnya mengandung banyak pesan moral dan nilai budaya yang cukup Batu MenangisOrientasiDi sebuah daerah di Kalimantan, hiduplah seorang janda miskin. Rumah si janda miskin itu ada di sebuah bukit yang letaknya cukup jauh dari desa. Janda miskin itu tinggal di rumah tersebut tidak sendiri sebab ia memiliki seorang anak gadis yang cantik jelita. Sayangnya, perilaku si anak gadis sangatlah buruk sebab bukan hanya pemalas, anak gadisnya itu sehari-hari pekerjaannya hanyalah bersolek gadis yang cantik jelita itu juga tidak tahu diri, sebab sikapnya sangat manja sehingga segala permintaannya harus segera dikabulkan. Anak gadis itu seperti tidak mau tahu bahwa ibunya harus banting tulang setiap hari dan penghasilannya itu biasanya hanya cukup untuk makan PeristiwaSuatu hari, janda miskin mengajak anak gadisnya pergi ke desa untuk berbelanja. Letak rumah janda miskin yang ada di atas bukit itu terbilang cukup jauh dari pasar yang ada di desa, sehingga perjalanan dari rumah ke pasar tersebut tentu sangat melelahkan. Si anak gadis dengan santai melenggang dengan pakaian bagus, ia ingin orang-orang mengagumi kecantikan dan kemolekan ibunya dibiarkannya berjalan di belakang dengan pakaian yang sangat dekil. Tempat tinggal mereka yang jauh dari desa itu membuat semua penduduk desa tidak tahu bahwa kedua perempuan yang sedang berjalan ke arah pasar itu adalah ibu dan anak. Banyak penduduk desa yang terpesona melihat kecantikan si anak gadis, khususnya para pemuda saat melihat seorang ibu tua dengan pakaian dekil yang berjalan di belakang gadis tersebut, membuat banyak penduduk desa yang melihat itu bertanya-tanya. Benar saja, akhirnya ada seorang pemuda yang mendekati gadis tersebut dan bertanya “Hai, gadis cantik, siapakah yang berjalan di belakangmu itu? Apakah dia ibumu?”Mendengar pertanyaan itu, si gadis langsung menjawab dengan ketus dan angkuh, “Tidak, ia adalah pembantuku” setelah menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu pemuda desa itu, ibu dan anak itu melanjutkan perjalanannya. Tidak seberapa jauh dari lokasi tersebut, ada pemuda lain yang bertanya hal yang sama dan lagi-lagi gadis tersebut tidak mengakui ibunya yang malang ditanya hal yang sama selama perjalanan menuju pasar, si gadis tetap menyangkal bahwa perempuan tua yang berjalan di belakangnya itu adalah ibunya. Awalnya, janda miskin yang mendengar jawaban dari anak gadisnya itu tidak terlalu mempedulikan dan masih bisa menahan diri. Namun setelah berulang kali mendengar jawaban dari anak gadisnya itu, si ibu tua itu akhirnya mengeluh dalam hatinya, janda miskin itu berdoa “Ya Tuhan, hamba tidak kuat menahan hinaan yang diberikan oleh anak kandung hamba sendiri. Mengapa dia begitu tega memperlakukan hamba seperti ini. Ya Tuhan, hukumlah anak durhaka ini.” Setelah janda miskin itu selesai berdoa, tiba-tiba suatu keajaiban tubuh si anak gadis itu berubah menjadi batu, dimulai dari bagian kaki hingga perlahan-lahan ke setengah badan. Melihat perubahan tubuhnya itu, anak gadisnya itu menangis dan memohon ampun kepada ibunya yang telah dihinanya berulang kali itu. Anak gadis itu terus menerus menangis sambil meratap dan memohon semuanya telah terlambat, akhirnya seluruh tubuh gadis angkuh dan tak tahu diri itu berubah menjadi batu. Meskipun sudah menjadi batu, banyak orang yang melihat bahwa kedua matanya masih menitikkan air mata seperti orang yang sedang menangis. Oleh sebab itu, batu itu akhirnya dikenal dengan sebutan batu legenda batu menangis yang dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai sebuah peristiwa yang benar-benar nyata pernah terjadi. Maka dari itu, janganlah durhaka kepada ibu sebab perbuatan laknat itu layak mendapat hukuman dari cerita dalam bahasa Indonesia memang terdiri dari beragam jenis dan sangat menarik untuk dipelajari. Berbagai contoh teks cerita sejarah fiksi diatas diharapkan bisa memperkaya pengetahuan Anda tentang jenis-jenis teks cerita dalam bahasa Teks Cerita Sejarah Fiksi beserta strukturnya